Jakarta, – Presiden Prabowo Subianto menegaskan agar insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob yang menewaskan pengemudi ojek online, Affan Kurniawan (21), di Pejompongan, Jakarta Pusat, segera diusut tuntas. Ia meminta proses penyelidikan dilakukan transparan dan para petugas yang terlibat dimintai pertanggungjawaban.
“Saya telah memerintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan, serta petugas yang terlibat harus bertanggung jawab,” tegas Prabowo dalam keterangan resminya, Jumat (29/8/2025).
Prabowo menambahkan, pemerintahannya tidak akan ragu menjatuhkan sanksi keras jika ditemukan tindakan aparat yang melampaui batas kewajaran. “Kalau memang ada pelanggaran, akan kita tindak sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
Selain memastikan penegakan hukum, Prabowo berjanji pemerintah akan memberikan jaminan hidup bagi keluarga Affan. “Pemerintah akan memberi perhatian khusus, termasuk kepada orang tua, kakak, dan adik-adiknya,” imbuhnya.
Presiden juga menyampaikan belasungkawa mendalam dan mengaku kecewa atas tindakan aparat yang dinilai berlebihan. “Saya sangat prihatin, sedih, dan kecewa dengan insiden tersebut,” kata Prabowo.
Affan dikenal sebagai tulang punggung keluarga. Ia tinggal di kontrakan sempit 3×11 meter di Menteng bersama tujuh anggota keluarga lainnya. Setiap hari, pemuda itu bekerja keras sejak pagi hingga malam demi membantu orang tuanya yang bekerja serabutan serta membiayai adik-adiknya yang masih sekolah.
“Dia anaknya rajin sekali, jam setengah enam pagi sudah berangkat kerja,” ungkap Muri, pemilik kontrakan tempat keluarga Affan tinggal.